Macam macam kelainan pada sistem saraf


Macam macam kelainan pada sistem saraf
Oleh : KETUT SUPEKSA
jurusan : PENDIDIKAN BIOLOGI
IKIP SARASWATI TABANAN
BALI

Ada beberapa macam kelainan akibat sistem saraf pada manusia terganggu, antara lain :

A. Stroke ( istilah lain Cerebrovascular accident ( CVA ) atau Cerebral apoplexy ), adalah kerusakan otak akibat tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah otak. Stroke tidak hanya akan menimbulkan kecacatan yang dapat membebani seumur hidup tapi juga ancaman kematian bagi pasien.

Jika mengalami serangan stroke, segera dilakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah penyebabnya bekuan darah atau perdarahan yang tidak bisa diatasi dengan obat penghancur bekuan darah.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kelumpuhan dan gejala lainnya bisa dicegah atau dipulihkan jika obat stroke yang berfungsi menghancurkan bekuan darah disuntikkan kurang dari tiga jam sejak serangan (periode emas).

Obat yang diberikan biasanya diberikan berdasarkan penyebab stroke , dan akibat yang ditimbulkan oleh stroke tersebut, seperti obat depresi (untuk mengatasi gangguan psikis), dan memerlukan respirator (alat bantu nafas).

Salah satu penyebab stroke adalah kolesterol yang meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah akibat bekuan darah, sehingga obat stroke yang biasa diberikan obat pengencer darah dan obat penurun kadar kolesterol.

Antikoagulan (anti penggumpalan) tidak diberikan kepada penderita tekanan darah tinggi dan tidak pernah diberikan kepada penderita dengan perdarahan otak karena akan menambah risiko terjadinya perdarahan ke dalam otak.

Perawatan Paska Stroke

Sekali terkena serangan stroke tidak membuat Anda terbebas dari stroke. Di samping dampak menimbulkan kecacatan, masih ada kemungkinan dapat terserang kembali di kemudian hari.

Pasca stroke biasanya penderita memerlukan rehabilitasi serta terapi psikis seperti terapi fisik, terapi okupasi, terapi wicara, dan penyediaan alat bantu di unit orthotik prostetik. Juga penanganan psikologis pasien, seperti berbagi rasa, terapi wisata, dan sebagainya.

Selain itu, juga dilakukan community based rehabilitation (rehabilitasi bersumberdaya masyarakat) dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan masyarakat di lingkungan pasien agar mampu menolong, setidaknya bersikap tepat terhadap penderita. Hal ini akan meningkatkan pemulihan dan integrasi dengan masyarakat.

Bahaya yang menghantui penderita stroke adalah serangan stroke berulang yang dapat fatal atau kualitas hidup yang lebih buruk dari serangan pertama.

Bahkan ada pasien yang mengalami serangan stroke sebanyak 6-7 kali. Hal ini disebabkan pasien tersebut tidak mengendalikan faktor risiko stroke.

Bagi mereka yang sudah pernah terkena serangan stroke, Gaya hidup sehat haruslah jadi pilihan agar tidak kembali diserang stroke, seperti: berhenti merokok, diet rendah lemak atau kolesterol dan tinggi serat, berolahraga teratur 3 X seminggu (30-45 menit), makan secukupnya, dengan memenuhi kebutuhan gizi seimbang, menjaga berat badan jangan sampai kelebihan berat badan, berhenti minum alkohol dan atasi stres. obat alami makan ganggang laut cokelat. sumber : http://medicastore.com/brown_seaweed/obat_rawat_stroke.htm

B. Poliomielitis , Polio (Poliomielitis) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang menyerang seluruh tubuh (termasuk otot dan saraf) dan bisa menyebabkan kelemahan otot yang sifatnya permanen, kelumpuhan atau kematian.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah virus polio.

Penularan virus terjadi melalui beberapa cara:
- Secara langsung dari orang ke orang
- Melalui percikan ludah penderita
- Melalui tinja penderita.
Virus masuk melalui mulut dan hidung, berkembangbiak di dalam tenggorokan dan saluran pencernaan, lalu diserap dan diserbarkan melalui sistem pembuluh darah dan pembuluh getah bening.

Resiko terjadinya polio:
# Belum mendapatkan imunisasi polio
# Bepergian ke daerah yang masih sering ditemukan polio
# Kehamilan
# Usia sangat lanjut atau sangat muda
# Luka di mulut/hidung/tenggorokan (misalnya baru menjalani pengangkatan Amandel atau pencabutan gigi)
# Stres atau kelelahan fisik yang luar biasa (karena stres emosi dan fisik dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh).

GEJALA

Terdapat 3 pola dasar pada infeksi polio:
- Infeksi subklinis
- Non-paralitik
- Paralitik.
95% kasus merupakan infeksi subklinis.
Poliomielitis klinis menyerang sistem saraf pusat (otak dan korda spinalis) serta erbagi menjadi non-paralitik serta paralitik. Infeksi klinis bisa terjadi setelah penderita sembuh dari suatu infeksi subklinis.

1. Infeksi subklinis (tanpa gejala atau gejala berlangsung selama kurang dari 72 jam)
- demam ringan
- sakit kepala
- tidak enak badan
- nyeri tenggorokan
- tenggorokan tampak merah
- muntah.
2. Poliomielitis non-paralitik (gejala berlangsung selama 1-2 minggu)
- demam sedang
- sakit kepala
- kaku kuduk
- muntah
- diare
- kelelahan yang luar biasa
- rewel
- nyeri atau kaku punggung, lengan, tungkai, perut
- kejang dan nyeri otot
- nyeri leher
- nyeri leher bagian depan
- kaku kuduk
- nyeri punggung
- nyeri tungkai (otot betis)
- ruam kulit atau luka di kulit yang terasa nyeri
- kekakuan otot.
3. Poliomielitis paralitik
- demam timbul 5-7 hari sebelum gejala lainnya
- sakit kepala
- kaku kuduk dan punggung
- kelemahan otot asimetrik
- onsetnya cepat
- segera berkembang menjadi kelumpuhan
- lokasinya tergantung kepada bagian korda spinalis yang terkena
- perasaan ganjil/aneh di daerah yang terkena (seperti tertusuk jarum)
- peka terhadap sentuhan (sentuhan ringan bisa menimbulkan nyeri)
- sulit untuk memulai proses berkemih
- sembelit
- perut kembung
- gangguan menelan
- nyeri otot
- kejang otot, terutama otot betis, leher atau punggung
- ngiler
- gangguan pernafasan
- rewel atau tidak dapat mengendalikan emosi
- refleks Babinski positif.

KOMPLIKASI

Komplikasi yang paling berat adalah kelumpuhan yang menetap. Kelumpuhan terjadi sebanyak kurang dari 1 dari setiap 100 kasus, tetapi kelemahan satu atau beberapa otot, sering ditemukan.

Kadang bagian dari otak yang berfungsi mengatur pernafasan terserang polio, sehingga terjadi kelemahan atau kelumpuhan pada otot dada.

Beberapa penderita mengalami komplikasi 20-30 tahun setelah terserang polio. Keadaan ini disebut sindroma post-poliomielitis, yang terdiri dari kelemahan otot yang progresif, yang seringkali menyebabkan kelumpuhan.

Polio

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pemeriksaan terhadap contoh tinja untuk mencari poliovirus dan pemeriksaan terhadap darah untuk menentukan titer antibodi.
Pembiakan virus diambil dari lendir tenggorokan, tinja atau cairan serebrospinal.
Pemeriksan rutin terhadap cairan serebrospinal memberikan hasil yang normal atau tekanan, protein serta sel darah putihnya agak meningkat.

PENGOBATAN

Polio tidak dapat disembuhkan dan obat anti-virus tidak mempengaruhi perjalanan penyakit ini.
Jika otot-otot pernafasan menjadi lemah, bisa digunakan ventilator.

The goal of treatment is to control symptoms while the infection runs its course. Lifesaving measures, particularly assistance with breathing, may be necessary in severe cases. Jika terjadi infeksi saluran kemih, diberikan antibiotik.
Untuk mengurangi sakit kepala, nyeri dan kejang otot, bisa diberikan obat pereda nyeri. Kejang dan nyeri otot juga bisa dikurangi dengan kompres hangat.

Untuk memaksimalkan pemulihan kekuatan dan fungsi otot mungkin perlu dilakukan terapi fisik, pemakaian sepatu korektif atau penyangga maupun pembedahan ortopedik.

PROGNOSIS

Prognosis tergantung kepada jenis polio (subklinis, non-paralitik atau paralitik) dan bagian tubuh yang terkena.
Jika tidak menyerang otak dan korda spinalis, kemungkinan akan terjadi pemulihan total.
Jika menyerang otak atau korda spinalis, merupakan suatu keadaan gawat Darurat yang mungkin akan menyebabkan kelumpuhan atau kematian (biasanya akbiat gangguan pernafasan).

PENCEGAHAN

Vaksin polio merupakan bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak-kanak.
Terdapat 2 jenis vaksin polio:
# Vaksin Salk, merupakan vaksin virus polio yang tidak aktif
# Vaksin Sabin, merupakan vaksin virus polio hidup.
Yang memberikan kekebalan yang lebih baik (sampai lebih dari 90%) dan yang lebih disukai adalah vaksin Sabin per-oral (melalui mulut).
Tetapi pada penderita gangguan sistem kekebalan, vaksin polio hidup bisa menyebabkan polio. Karena itu vaksin ini tidak diberikan kepada penderita gangguan sistem kekebalan atau orang yang berhubungan dekat dengan penderita gangguan sistem kekebalan karean virus yang hidup dikeluarkan melalui tinja.

Dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi polio dan hendak mengadakan perjalanan ke daerah yang masih sering terjadi polio, sebaiknya menjalani vaksinasi terlebih dahulu. sumber : http://indonesiaindonesia.com/f/12899-polio/

C. Epilepsi, penyakit karena dilepaskannya letusan-letusan listrik ( impuls ) pada neuron-neuron otak. spesies Golden Stichopus Variegatus (gamat / teripang emas) yaitu spesies terbaik dan satu-satunya spesies yang mengandung Gamapeptide (tidak ditemukan pada spesies lain). Gamapeptide bermanfaat untuk mencegah inflamasi, mengurangi rasa sakit, 3x mempercepat penyembuhan luka, mengaktifkan pertumbuhan dan mengaktifkan sel-sel, membuat kulit lebih muda dan meningkatkan kecantikan, menstabilkan emosi, memelihara sirkulasi darah. Teripang memiliki kandungan gizi lengkap. Antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Semua bersatu-padu membangun kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel yang rusak.Teripang tersebar luas di lingkungan laut diseluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat. Untuk wilayah Indonesia, teripang banyak ditemukan di perairan bagian Timur Indonesia, seperti di perairan Kalimantan.
D. Meningitis  yaitu peradangan selaput otak (meninges), yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitis atau bakteri dan virus lainnya yang dapat menyebabkan peradangan.

E. Neuritis  yaitu gangguan pada saraf sistem saraf tepi (perifer) yang disebabkan adanya peradangan, paparan bahan kimia beracun, ataupun tekanan (trauma) fisik.

F. Hidrosefalus  merupakan peradangan selaput otak (serebrospinal) sehingga cairan otak terkumpul di otak. Akibatnya, kepala membesar

G. Penyakit Parkinson   yaitu gangguan/penyakit kemunduran otak akibat kerusakan bagian otak yang mengendalikan gerakan otot. Ciri-ciri penderita penyakit ini adalah tubuh yang selalu gemetar, mengalami kesakitan dalam berjalan, bergerak, dan berkoordinasi.

H. Gegar otak  yaitu gangguan pada otak akibat benturan pada kepala.

I. Afasia  yaitu kehilangan daya ingat karena kerusakan pada otak besar bagian tengah

J. Ataksia  penyakit degenerasi akibat mengecilnya otak kecil. Gejala yang dialami penderita ataksia yaitu kesulitan mengontrol gerak tubuh, tersedak saat minum, dan kesulitan melafalkan kata-kata.

K. Alzheimer   umumnya menyerang orang berusia di atas 65 tahun. Gangguan Alzheimer ditandai dengan berkurangnya kemampuan mengingat. Penderita Alzeimer juga kehilangan kemampuan unutk melakukan aktifitas sehari-hari

L. Parkinson, penyakit yang disebabkan oleh berkurangnya
neurotranslator dopamin pada dasar gangglion dengan gejala tangan gemetaran sewaktu istirahat ( tetapi gemetaran itu hilang sewaktu tidur ), sulit bergerak, kekakuan otot, otot muka kaku menimbulkan kesan seolah-olah bertopeng, mata sulit berkedip dan langkah kaki menjadi kecil dan kaku.

M. Transeksi , kerusakan atau seluruh segmen tertentu dari medula spialis. Misalnya karena jatuh, tertebak yang disertai dengan hancurnya tulang belakang.
N. Neurasthonia, ( lemah saraf ) , penyakit ini ada karena pembawaan lahir, terlalu berat penderitanya, rohani terlalu lemah atau karena penyakit keracunan.

O. Cutter, kelainan di mana penderitanya selalu melukai dirinya sendiri pada saat depresi, stres, atau bingung.

artikel yang paling lengkap disini, jika ada yang sama di blog lain, ya mungkin dari sini sumbernya “Macam macam kelainan pada sistem saraf” … ya de gax apa, yang penting kalian masi betah mengunjungi blog ini.. sampai jumpa ya.

About these ads

58 Tanggapan to “Macam macam kelainan pada sistem saraf”

  1. duano Says:

    makasih infonya . . .blog ini udah ngebantu tugas sekolah saya

    • supeksa Says:

      sama-sama, thanks juga dah berkunjung , semoga tugasmu cepat selesai

  2. untung Says:

    ganteng deh makasi ya

  3. lotter note Says:

    makasih..

  4. Nur Fadhilah Says:

    Trims. Sudah sangat membantu :)

    • supeksa Says:

      sama2. mga tgasmu jdi yg terbaik.

  5. prayulina Says:

    trimksh infonya

    saya bisa mngrjkn tgas saya

    • supeksa Says:

      iyups :)

  6. Iqbal Rizky Says:

    TRM KASIH YA KK

    • supeksa Says:

      sama2

      • Iqbal Rizky Says:

        :)

  7. Iqbal Rizky Says:

    (^^^)

  8. syavira Says:

    wah makasih yah ngebantu banget nih buat tugas sekolah :)

    • supeksa Says:

      sama2. smoga tgasna cpet slesai. thanks tas kunjungannya :)

  9. Joshia Evans Says:

    thank’s ya kakak. saya judah selesai nih tugas nya :D ada twitter gak ? atau fb ?

    • supeksa Says:

      Wah , selamat ya… hehe..! mga tgasnya yg terbaik…!

      ya ada fb : http://facebook.com/ketut.supeksa atau cari ja ketut supeksa . email : supeksa@gmail.com

      dan twitter : http://www.twitter.com/tut_supeksa atau tut_supeksa

  10. gietha Says:

    cara pencegahan’y ad kagk??

    • supeksa Says:

      masi belum q tulis, nanti tak tambahin . terimakasih telah berkunjung

  11. okta Says:

    Mksh bnyak ya kak, blog ini sudah ngebantu tugas sekolah saya :)

    • supeksa Says:

      ia sama2

      • okta Says:

        Kalau neurasthonia itu, apa ada cara penyembuhannya ?

      • supeksa Says:

        karena penyakit tersebut berhubungan juga dengan sistem saraf otak, bisa di bawa ke terapi,.. seperti terapi refleksi

  12. nida Says:

    terima kasih banyak infonya bisa bantu tugas saya sekali..

    • supeksa Says:

      iya. sama2 :) . mkasi kunjungannya

  13. aam komalasari Says:

    Dapat membantu dalam tugas saya :)

  14. Nhunu'yu part II Says:

    thx info.ny …
    blog ini sngat m’bantu tgas saya :)

    • supeksa Says:

      @ nuru n aam : sama2. thanks kunjungannya

  15. albert99 Says:

    Makasih ya mas…
    tugas sekolah ane jadi rampung..

  16. diana Says:

    makassi sma” .. :)
    blog ini sangat membantu bwat ngerjain makalahQ,, :D

    • supeksa Says:

      ok . sipp. mga jdi trbaik

  17. Nofi Yanti D'girls Says:

    makasih ya atas infonya ,,,,,,
    itu sngat mmbantu bnget tugas skolah aq,,,,,,,

  18. Siie GadiezVip Demon'of Lovie Says:

    Masnya Gantenngg !! :* hehehe

    Makasihhh ! bLognya ngeBAntu baNGet !! :D
    Like This so muCH !!

    • supeksa Says:

      ok mkasi smua… :)

  19. Lidya Says:

    Kurang lengkap

  20. cyCroph Says:

    ijin copas ya bang..
    bwt tugas tik..

    • Ketut Supeksa Says:

      untuk tugas bole kok.

  21. yogi prambudi Says:

    thank you ver….very…much my brother
    you help my homework…

  22. Nurul Asyifaa Says:

    infonya berguna banget buat pelajaran gue , thanks

  23. AJRIN Says:

    THANKS ! ¤_< ngebantu bnget nih blognya nanti klo ad lg ksih tw ya, sblmny thanks. yaa mas bro !

  24. azim Says:

    udah bgus tpi dilengkpi ya bbro…

  25. Icha Says:

    Tnks yach , , atas infox ini membantu tugas saya

  26. nsr Says:

    .artikel bagus gan.

  27. siam23 Says:

    terimakasih atas info nya .
    ini sangat membantu .

  28. ilham ares Says:

    Asss…kk ngga ada yahh cara pengobatanyaa dan pencegahanya??????????

    • Ketut Supeksa Says:

      Belum sempet diposting, tunggu kelanjutannya ya :)

  29. mahsun Says:

    Anak sy umur 2,6th sdh sebulan ini kakinya sering sakit terutama kaki kiri sampe ga bs jln,tangan jg pernah sakit gantian kadang kiri kadang kanan,pernah diopname dan cek darah tapi hasilnya negatif semua. kalo sakit sy memberinya obat pereda sakit dan sembuh,tapi bbrp hr kemudian sakit lagi begitu terus sampe skrg, apakah kemungkinan penyakit syaraf?

    • Ketut Supeksa Says:

      Pak, mungkin saya belum taw pasti tentang penyakit yang dialami anak bapak. Kalau gejala penyakitnya seperti itu kemungkinan besar gejala polio yang menyerang Syaraf dan otot. Tapi mudah2han tidak .

      pertanyaan saya, apa anak bapak sudah di paksin polio ? apa tepat waktu apa terlambat ?

      Saran : tolong periksa secara intensif di spesialis saraf, dan kalau dikasi obat pereda sakit takutnya anak bapak menjadi ketergantungan akan obat tersebut. kalau Dokter tidak bisa, beralih ke obat alternatif seperti terapi atau yang lainnya. terima kasih … saya doakan semoga anak bapak cepat sembuh, salam dari (saya) supeksa untuk anak bapak….

  30. arini Says:

    mksih infonya kak :)
    artikelnya sangat membantu u/ kerjain tugas saya …

  31. Devita Says:

    makasih kak info a sngat brguna bwat salah satu tugas aq..smga brmampaat bwat aq dan smua a…

  32. Aliffah Fara Says:

    gomawo eonni/oppa .. :D
    infonya sangat berguna . Terutama membantu tugas sekolah saya ^^

  33. Adinda Pertiwi Says:

    penyakit nya kurang banyaak :O
    tugas nya belom selesai nih :D

  34. belajar wordpress Says:

    aku punya teman tang mempunyai keluhan sering kejang-kejamg katanya kepalanya rasanya ringan dan kepala tidak terasa sakit jika kebentur suatu benda,

    • Ketut Supeksa Says:

      Syaraf penerima Infuls/rangsang yang terganngu,,, coba cek ke psikiater/atau dokter ahli syaraf

  35. arni Says:

    saya punya suami dan penyakitnya aneh sekali…penyakit itu terjadi sjak dy SD,,sudah sering cari obat tapi hasilnya NIHIL,,,gejalannyaa adalah
    1.awalnya badan terutama kaki..tangan dan lehernya sakit..
    2.lagsuung smua badannya non aktiv alias gak bisa gerak sama sekali
    dan anehnya penyakit itu pasty smbuh dalam waktu 2 hari gakkurang dan gak lebih…aneh bukan????tlooog ap obatnya,,,

  36. Julianus Says:

    Thanks Nice Info Buat Tugas Kliping Saya :)

  37. Addinul Fitri (FadDinul) Says:

    thanks eahg kk tas smua materi ne :) ;) :D

  38. agnez Says:

    thx buat materi nyaa ;)

  39. muhammad azka Says:

    Makasih infony bermanfaat sekali


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: