Pancasila dan empat puluh lima ( 45 ) butir butir Pancasila ( P4 )



A. Meningkatkan pengamalan kehidupan demokrasi pancasila dan kehidupan yang tertib, aman, dan tenteram dalam berbagai lingkungan kehidupan

Bagaimana agar kita dapat memujudkan kehidupan yang tertib, aman, dan tenteram ? Tiada lain dengan jalan berpegang teguh pada pandangan hidup kita sendiri. Apa pandangan hidup kita itu ? Kita telah memiliki pandangan hidup yang telah teruji kemampuan dan keampuhannya dalam berbagai gelombang sejarah bangsa, yakni Pancasila.

Dari pernyataan di atas, tersirat makna bahwa untuk mewujudkan kehidupan yang tentram dan tertib, kita harus memegang teguh dan mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Baik di lingkungan keluarga, sekolah , pekerjaan, maryarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara, serta dalam segenap aspek kehidupan, baik dalam aspek politik, ekomomi, sosial budaya, dan hankam ( poleksosbudhankam ).

Keempat puluh lima butir pengamalan pancasila telah cukup memberikan bimbingan praktis kepada segenap bangsa indonesia untuk mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Adapun wujud pengamalan dari 45 butir-butir pancasila menurut Ekaprasetia Pancakarya yaitu :

1. Butir Sila kesatu : ketuhanan yang maha esa

1.1. Bangsa indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaannya terhadap tuhan yang maha esa

1.2. Manusia indonesia percaya dan takwa terhadap tuhan yang maha esa, sesuai agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

1.3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhapdap tuhan yang maha esa.

1.4. Membina kerukunan hidup diantara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa.

1.5. Agama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa adalah hal yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan tuhan yang maha esa yang diyakini dan dipercayainya.

1.6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

1.7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap tuhan yang maha esa kepada orang lain.

2. Butir sila kedua : kemanusiaan yang adil dan beradab

2.1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk tuhan oang maha esa.

2.2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit, dan sebagainya.

2.3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.

2.4. Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa-selira.

2.5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.

2.6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

2.7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.

2.8. Berani membela kebenaran dan keadilan

2.9. Bangsa indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.

2.10. Mengembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

3. Butir sila ketiga : persatuan indonesia

3.1. Mampu menempatkan persatuan , kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan.

3.2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa, apabila diperlukan.

3.3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.

3.4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air indonesia

3.5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial .

3.6. Mengembangkan persatuan indonesia atas dasar bhineka tunggal ika.

3.7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

4. Butir sila ke empat : kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan.

4.1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia indonesia mempunyai kedudukan , hak dan kewajiban yang sama.

4.2. Tidak boleh memaksakankehendak kepada orang lain.

4.3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

4.4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.

4.5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.

4.6. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.

4.7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan.

4.8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat, dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.

4.9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada tuhan yang maha esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia , nilai-nilai kebenaran dan keadilan, menguntamakan persatuan dam kesatuan demi kepentingan bersama.

4.10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan permusyawaratan.

5. Butir sila ke lima : keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

5.1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotong-royongan.

5.2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.

5.3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.

5.4. Menghormati hak orang lain.

5.5. Suka memberikan pertolongan kepada orang agar dapat berdiri sendiri.

5.6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.

5.7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.

5.8. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bertentangan dengan atu merugikan kepentingan umum.

5.9. Suka bekerja keras.

5.10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermafaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

5.11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dalam keadilan sosial.

Keempat puluh lima butir pengalaman itulah yang harus kita jadikan acuan guna terjadinya kehidupan tentram, tertib, damai, sejahtera, dan keadilan sosial terwujud.

Itulah yang dapat saya tuliskan. Jika ada kesalahan mohon dimaklumi, terimakasih. Kunjungi terus blog ini :)

Hadiah untuk para pengunjung karena telah membuka blog ini maka akan saya berikan alamat website yang dikunjungi paling banyak dan mungkin sangat berguna, 1 2

About these ads

22 Tanggapan to “Pancasila dan empat puluh lima ( 45 ) butir butir Pancasila ( P4 )”

  1. Taera Says:

    Panjang sekali,, aiisshhhh

    • Reflin Gonibala Says:

      namanya juga aturan panjang gak apa-apa, yang penting di pahami maksud dan tujuannya..

      • simon petrus kaize Says:

        bagaimana pun itu hukum kita……

  2. Taera Says:

    Ya elaahhh…. panjang sekali

    • supeksa Says:

      emang panjang, masing2 sila dalam panca sila tu mempunyai butir-butir atau pointnya

  3. Nurul Slallu Smashblast Says:

    apakah benar semua ini ?
    panjang banget,yach jdi harus bercape2 deeh…. :( ditulis tangan lgi… huft :’(

    • supeksa Says:

      ini saya kutip dari buku UUD 1945 . dan saya yakin ini benar… jika ada mungkin ada salah tulis sedikit. mohon nanti diperbaiki. terimakasih telah berkunjung dan selamat membuat tugas. semoga cepat selesai. ok hehehe :D.

    • abram Says:

      kan bisa di copy

  4. putri berliana milleni Says:

    ohahaha.. ternyata ini 45 butir P4 …
    baru tw gua,, sumpah,, gua bingung d kasih tugas sama guru PKn gua tntng 45 butir P4 ini… makasih ya,, skrng gua bisa ngerjain tugas gua :)

    • supeksa Says:

      sama2.

    • emonzz_draiizz..... Says:

      sama dngan gua juga jga, gua juga baru tau neee….mkasih ya

  5. lasu Says:

    weeeee sonde ada pasal-pasal yang mengandung pancasila kowwww

    • Ketut Supeksa Says:

      kalo saya taw, semua undang2 dasar mengandung pancasila. karena dalam pembuatan undang2 dasarnya pancasila

  6. okta Says:

    makasihh infony..
    tgasny udah slesai niih..

  7. MauraParker Says:

    giliran gue yang nyatet sekarang :D

  8. setiawan Says:

    Seandainya penataran p4 diadakan lagi di semua lini dari tk SD – jadi pegawai bahkan calon anggota dewan saya yakin negara ini tidak seperti sekarang. Tambah parahnya lagi pelajaran Pendidikan Moral Pancasila sudah tidak ada rakyat banyak yang pinter tapi tidak bener

    • Ketut Supeksa Says:

      Setuju, mari kita sosialisasikan P4

      • 2006uvie Says:

        y

  9. algo Says:

    Tolong donk beri referensi berupa buku mengenai 45 butir pancasila iniini

    • Ketut Supeksa Says:

      Referensi dari buku, pada masa orde baru,,,, dan gx taw bukunya dimana, tpi untung saya sempat mengetiknya

  10. 2006uvie Says:

    hmmmmm okkkkkhhh ngerti aku

  11. Rakyat Yang Tertindas Says:

    Bagi PAra Pembaca ngak usah banyak komen yg tidak bermanfaat lah..Butir2 P4 tuh sdh lengkap..klu kita hayati, pahami, dan diamalkan aman negara ni..semuanya berjalan sesuai dengan koridornya masing2 dan berkontribusi sesuai kemampuan dan upaya kita, serta patuh dan taat kepada UU dan peraturan pemerintah pasti Negara Indonesia Ok. Jalan kan hukum yg berlaku jangan diperjual belikan, sama kan hukum buat rakyat dan pemimpin…MAknai Pahami dan Amalkan Pancasila dan UUD 1945…Ini BAru Kesadaran berbangsa dan bernegara..Ni malah banyak komen..yg ngak ada arti..panjanglah..inilah..itulah..kapan mau majunya Indonesia ini..Siapa KAh Lagi yg merubah negara ini akan menjadi baik kalau pribadi kita masing2 ngak benar…!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: