Prestasi ” sikap positif dan upaya untuk berprestasi “


I. Pengertian prestasi

Kata ” prestasi ” dalam kamus umum bahasa Indonesia diartikan sebagai hasil yang dicapai dari apa yang dikerjakan atau yang sudah
diusahakan. Prestasi juga dapat diartikan sebagai perasaan yang menyenangkan yang diterima seseorang atas keberhasilannya dalam bidang-bidang tertentu sehingga baik yang menerima maupun yang memberi sama-sama merasakan kebahagiaan dan pengakuan atas keberhasilan tesebut. Seseorang dianggap berprestasi , jika dia telah meraih sesuatu dari apa yang telah diusahakannya, baik melalui belajar, bekerja, berolahraga dan sebagainya. Prestasi tersebut merupakan wujud nyata dari optimalisasi pengembangan potensi diri. Sudah tentu prestasi dapat diraih setelah seseorang mengerahkan daya dan upaya, baik mencakup kemampuan intelektual, emosional, spiritual dan ketahanan diri dalam bidang kehidupan.

Orang yang berprestasi adalah orang yang dianggap sukses dalam bidang tertentu, karena pada kenyataannya ia memiliki kelebihan yang tidak dapat dimiliki oleh orang lain. Patut dipahami bahwa prestasi datang dari usaha yang keras yang dilakukan oleh orang berprestasi, untuk itu kita harus tau dan sering membaca kisah-kisah perjalanan hidup orang-orang yang berprestasi, seperti atlet, ilmuan dan lainnya. Banyak orang yang menghubungkan prestasi dengan berbagai penghargaan. Sesungguhnya penghargaan hanya merupakan simbol pengakuan masyarakat terhadap suatu prestasi. Penghargaan semacam itu bentuknya
bermacam-macam. Dari mulai piagam, piala, medali, hingga uang. Yang paling bermakna bagi seseorang yang berprestasi sebenarnya adalah pengakuan itu sendiri. Yaitu bahwa kerja keras yang dilakukannya selama ini dan hasil yang telah dicapai melalui upaya tersebut ternyata memperoleh pengakuan dari masyarakat.

II. Sikap positif untuk berprestasi

Konsep diri positif merupakan cara berfikir dan olah diri sereorang yang berpengaruh dalam proses meraih prestasi. Menurut John Robert Power diri kita adalah people who make things happenning ( pelaku yang mampu mewujudkan sesuatu ). Kita memang tidak menutup kenyataan bahwa seseorang tidak mungkin meraih sukses tanpa bantuan pihak lain. Tetapi, diantara semua faktor, hal yang paling utama adalah diri kita sendiri. Tanpa sikap positif kita tidak akan pernah merasa yakin bahwa kita mampu mewujudkan apa yang menjadi harapan. Jika kita tidak memiliki keyakinan, maka prestasi akan tampak sebagai sesuatu yang jauh dari jangkauan dan bahkan mustahil untuk dhwujudkan.

Agar dalam hidup ini mencapai kesuksesan yang diinginkan, AA. Qowiy membesirikan kiat-kiat bagaimana menghadapi kesulitan hidup menjadi berprestasi melalui sepuluh sikap positif , sikap-sikap tersebut antara lain :

1. Tegar menghadapi kesulitan.

2. Mengambil hikmah kesulitan.

3. Gigih mencari ilmu.

4. Berani mengambil resiko.

5. Tenang dalam bertindak.

6. Membiasakan diri bekerja keras.

7. Menikmati indahnya kesulitan

8. Menjalin kerjasama saling menguntungkan.

9. Tekun berdoa kepada Tuhan.

10. Mengembangkan sikap yang tawakal

Barbara Bartlein memberikan kiat-kiat untuk dapat sukses dan beprestasi dalam bekerja dalam Ten Measures of Succes ( sepuluh ukuran kesuksesan ) yang mencakup hal-hal berikut :

1. Mendapat penghasilan yang baik dari hasil pekerjaan yang baik .

2. Mempunyai visi dan tujuan.

3. Memperoleh cinta dan penghormatan dari orang-orang disekitar anda.

4. Memberikan sumbangsih pada masyarakat dengan skarela.

5. Belajar dari kegagalan dan penolakan.

6. Menghabiskan waktunya untuk melakukan apa yang ingin dilakukan.

7. Mempunyai gaya hidup yang sehat secara fisik.

8. Menjaga kehidupan spiritual

9. Berusaha untuk meraih kesempurnaan.

10. Memmpercayai bahwa anda adalah seorang yang sukses.

II. Upaya untuk berprestasi dalam berbagai bidang

Berbagai upaya untuk berprestasi yang dilakukan oleh setiap manusia, tentu saja telah melakukan berbagai cara. Beberapa upaya manusia untuk berprestasi dilakukan .

1. Semenjak usia dini telah dilakukan pencarian bibit -bibit berbakat.

2. Dididik dan dilatih secara bertahap serta terprogram dengan baik.

3. Diadakan evaluasi secara periodik agar diberikanumpan umpan balik ( feedback).

4. Diuji coba melalui kompetensi dari yang level reguler. Eksebisi sampai dengan yang profesional.

5. Berkompetisi secara profesional dalam jangka waktu tertentu.

Itulah yang dapat saya tuliskan tentang prestasi pada manusia. Jika ada kesalahan mohon dimaklumi :D . Terima kasih atas kunjungannya, dan kunjungi terus blog ini :) .

About these ads

6 Tanggapan to “Prestasi ” sikap positif dan upaya untuk berprestasi “”

  1. satriarahman Says:

    qwerty

  2. Estella Says:

    It’s appropriate time to make some plans for the future and it is time to be happy. I’ve read this post and if
    I could I want to suggest you few interesting things or advice.
    Perhaps you could write next articles referring to this article.
    I wish to read even more things about it!

  3. Sue Says:

    Hello! I’ve been following your blog for a long time now and finally got the bravery to go ahead and give you a shout out from Humble Tx! Just wanted to mention keep up the great job!

    • Ketut Supeksa Says:

      Thanks

  4. kaos polos Says:

    Remarkable! Its really remarkable piece of writing,
    I have got much clear idea concerning from this article.

  5. Ashton Says:

    This article gives clear idea designed for the new people of
    blogging, that really how to do blogging and site-building.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: