SISTEM Rangka


I. Rangka manusia ( skeleton )

A. Rangka
Rangka adalah susunan tulang-tulang dengan sistem tertentu . Rangka
manusia dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu sebagai berikut .
1. Rangka aksial , terdiri dari :
a. Tulang tengkorak yang terdiri dari :
– tulang-tulang muka , yang termasuk dalam tulang muka adalah tulang
rahang atas, tulang rahang bawah, tulang pipi, tulang air mata, tulang
hidung, tulang langit-langit.
– tulang-tulang tempurung kepala/gembentuk rongga otak, yang terdiri
dari : tulang dahi ,tulang ubun-ubun, tulang belakang kepala, tulang
baji, tulang pelipis, tulang tapis.
b. Tulang dada
jumlahnya hanya ada 1 buah , dibagi menjadi tiga bagian
– bagian hulu
– bagian badan
– bagian pedang-pedangan.
c. Tulang rusuk
tulbng rusuk berjumlah 12 pasang . Terdiri dari :
– 7 pasang tulang rusuk sejati ,…melekat pada b
agian tulang dada dan tulang belakang
– 3 pasang tulang rusuk palsu
– 2 pasang tulang rusuk palsu. Yang melelat pada tulang belakang.
d. Tulang belakang
menurut secara umum jumlah tulang belakang terdiri dari 33 ruas ,
terdiri dari :
– 7 ruas tulang leher.
– 12 ruas tulang punggung
– 5 ruas tulang pinggang
– 5 ruas tulang kelangka
– 4 ruas tulang ekor

jadi jumlahnya 33 buah

2. Yang termasuk skleton apendikuler

a. Tungkai atas terdiri dari : tulang lengan, tulang asta, tulang
pengumpil, pergelangan tangan ( 8 buah ) , telapak ( 5 buah ), ruas
jari tangan ( 14 buah )
b. Tungkai bawah terdiri dari : tulang paha, temgurung lutut, tulang
kering , tulang betis ,pergelangan kaki ( 7 buah , salah satunya yang
paling besar tungkak kaki ), telapak kaki ( 5 buah ), ruas jari kaki .

Tungkai atas berhubungan dengan skeleton aksial pada bahu . Gelang
bahu / bahu tersusun atas : tulang selangka , tulang belikat .

Tungkai bawah berhubungan dengan skeleton aksial pada gelang pinggul .
Tulang pinggul perdiri atas : tulang usus ,tulang duduk , tulang
kemaluan .

B. Fungsi rangka manusia adalah sebagai berikut :

a. Sebagai alat gerak pasif.
b. Tempat melekatnya otot-otot rangka.
c. Memberikan bentuk tubuh .
d. Tempat penyimpanan zat kapur.
e. Alam penunjang atau menahan tubuh agar bisa tegak .
f. Tempat pembentukan sel-sel darah .
g. Melindungi bagian yang lunak ,lemah dan bagian organ dalam
,misalnya otak , mata , paru-paru, jantung dan usus .

C. Macam-macam tulang

berdasarkan zat penyusunnya tulang dapat dibedakan menjadi sebagai berikut:
a. Tulang rawan ( kartilago )
tulang rawan atau kartilago terdiri atas sel-sel tulang rawan (
kondrosit ) yang menghasilkan matriks berupa kondrin. Pada tulang
rawan tidak terdapat pembuluh darah dan saraf , kecuali lapisan
luarnya ( perikondrium ) bersifat lentur. Tulang anak-anak mengandung
lebih banyak mengandung tulang rawan dibandingkan dengan tulang orang
dewasa.

Berdasarkan sifatnya ,tulang rawan dibagi menjadi tiga macam secgai berikut :
– tulang rawan hialin , yaitu jika matriksnya mengandung serat
kolagen dan kondrnrit yang bersifat homogen .
Contoh : rangka janin, hidung , dan ujung tulang rusuk .
– tulang rawan fibrosa , yaitu jika matriksnya banyak mengandung serat
kolagen sehingga sangat kuat dan kaku .
Contohnya : tulang kemaluan, ( tulang pubis , discus di antara tulang
vertebra ) .
– tulang rawan elastis , yaitu jika matriksnya mengandung serat elastis .
Contohnya : daun telinga dan tuba eustachi .
b. Tulang keras ( osteon)
tulang keras merupakan penyusun berbagai sistem rangka. Tulang keras
dibentuk oleh osteoblast ,yaitu sel tulang muda yang menghasilkan
sel-sel tulang muda disebut osteosit . Matrik penyusunnya adalah
kalsium karbonat ( CaCO3 ) dan kalsium forfat ( Ca3(PO4)2 ) yang
dibawa oleh darah. Pada tulang keras, sel-sel tulang dan matrikrnya
mengelilingi pembuluh darah sehingga merupakan suatu kesatuan yang
disebut sistem havers.

Berdasarkan bentuknya tulang keras dibedakan atas :
– tulang pipa :
tulang pipa terbagi atas bagian-bagian berikut :
1. Bagian tengah disebut diafisis
2. Ujung-ujungnya direbut epifisis
3. Antasa diafisis dan epifisis
4. Metafisis : sambungan epifisis dan diafisis
5. Poriosteum : selaput yang menyelimuti tulang
6. Endosteum : selaput yang membatasi rongga sumsum.

contohnya : tulang-tulang anggota gerak

– tulang pipih : bentuknya menipis .
contoh : tulang belikat dan tulang tengkorak

– tulang pendek : bentuknya pendek dan seperti dadu dbn tidak beraturan .
contoh : tulang jari , belakang dan lain-lain.


Sent from my mobile device

Ditulis dalam Uncategorized. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “SISTEM Rangka”

  1. Vito dedi Says:

    bli ketut,… saya ingin bertanya di sekitar , tulang dada sebagaimana di sebutkan pada artikel diatas. ada yang disebut tulang pedang-pedangan. pertanyaannya .. apa fungsi dan manfaat tulang pedang-pedangan tersebut ? terima kasih.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: