Biji


Bangun daun bulat telur agak menjorong, pangkal membulat, tepi daun rata ( integer ), ujung daun meruncing ( acatus ), permukaan daun berkerut.
Warna daun muda berbulu abu-abu setelah tua berwarna hijau tua. Panjang 6-14 cm dan lebar 3-6 cm.

6. Pertulangan daun
Pertulangan daun menyirip ( penninervis ) daun berwarna hijau kekuningan.

7. Bentuk bunga
Bunga tunggal terletak di ketiak daun, bertangkai. Perbungaan terdiri 1 sampai 3 bunga panjang gagang perbungaaan 2 cm sampai 4 cm.

8. Bagian-bagian bunga
Bunga banci dengan hiasan yang jelas dapat dibedakan dalan kelopak dan mahkota bunga, aktinomorf / zigomorf berbilangan 4.
Daun mahkota bulat telur terbalik, panjang 1,5 – 2 cm, putih, cepat rontok. Benang sari pada tonjolan dasar bunga yang berbulu, putih, pipih, dan lebar seperti halnya tangkai putik berwarna seperti mentega. Tabung kelnpak bunga berbentuk lonceng, panjang o,5 cm
Tepi kelnpak sebelum mekar berkekatan menjadi bentuk cawan, kemudian embelah 2-5 taju yang tidak sama, bulat telur, warna hijau kekuningan. Bakal buah tenggelam, dengan 1-8 bakal biji tiap ruang

9. Klasifikasi buah
Buah buni bundar. Berbiji banyak, termasuk buah sejati, tunggal yang berdaging, lapisan luar tipis agak memjangat atau kaku dan lapisan dalam yang tebal , lunak dan berair. Biji-bijinya terdapat bebas dala bagian yamg lunak itu. Bagian muda berambut dam berwarna hijau tua. Kalau masak berwarna kuning, daging yag memyelimuti bij-biji.

10. Deskripsi biji
Bentuk peer atau bulat terbalik, berwarna kuning

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: