Cegukan dan cara penyembuhannya


A. Pengertian cegukan

Cegukan adalah kejadian yang sangat biasa. Dunia sudah mengenal sejak ribuan tahun yang lalu. Itu adalah emosi yang berawal dari perut lalu tercetus lewat mulut, begitulah rumusan dari Galen, seorang dokter di masa Yunani kuno.

Jika ada gejala lain yang mengikutinya, cegukan diabaikan saja. Singultus nama ilmiah cegukan biasa terjadi ketika seseorang anak makan atau minum terlalu banyak dan cepat sehingga ada udara yang masuk ke kerongkongan. Menangis dan lambung yang terlalu kenyang juga bisa memicu cegukan.

B. Mekanisme / cara terjadinya cegukan

1. Otot diafragma ( antara rongga dada dan perut ) yang digunakan untuk bernafas ( memompa udara masuk lewat hidung atau mulut lalu mengalir ke pharynx / faring melintasi glottis, melalui laring / larynx dan trakea hingga berakhir ke paru-paru ) mengalami kejang. Difragma jadi terus meerus memompa udara masuk.

2. Epiglottis, katup yang melindungi glottis ( rongga pita suara di pangkal tenggorok ) jadi menutup dengan tiba-tiba untuk memutus aliran udara yang masuk. ” jeplakan ” katup berupa gelambir itu menghasilkan bunyi cegukan.

3. Saraf phrenic di batang otak mengendalikan sensasi dan gerakan diafragma itu. Kejang bisa terjadi karena saraf terganggu iritasi : napas jadi memendek dan cepat yang lalu diinterupsi dengan penutupan epiglottis.

C. Cara penyembuhan cegukan

1. Minum air , menelan gula, roti, es batu ; dan dengan menekan ( dengan perlahan dan lembut ) kerongkongan dan bola mata untuk simulasi saraf vagus.

2. Menahan nafas semanpu kita ( agar diafragma tidak bergerak )

3. Bernafas dengan kantong kertas ( untuk meningkatkan kadar CO2 dalam darah yang bisa untuk melawan kejang ).

4. Dalam kasus yang ekstrem seperti cegukan yang tidak terhenti lebih dari sehari, penanganan harus melalui operasi tergadaf saraf yang bersangkutan ( saraf phreric dan vagus ).

Itulah yang dapat saya tuliskan tentang cegukan , jika ada kesalahan mohon dimaklumi. Terimakasih telah kunjungi blog ini

2 Tanggapan to “Cegukan dan cara penyembuhannya”

  1. agus Says:

    Benar cegukan saya (57 tahun) berhenti dgn tahan napas lama dan diulang2.
    Makasih.

    • Ketut Supeksa Says:

      sama-sama , senang bisa membantu🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: