Munculnya kabut dan halimum


Yang menyebabkan naiknya kabut dan halimun adalah tetesan-tetesan air sangat kecil yang memadat dari udara lembap. Tetesan-tetesan air itu dapat terjadi pada permukaan tanah. Udara hanya dapat menahan jumlah air yang terbatas. Jika udara tiba-tiba menjadi dingin, kemampuannya untuk menahan air berkurang, yang mengakibatkan munculnya halimun atau kabut.

Ketika kabut muncul, jarak pandang bisa terganggu. Halimun kurang padat. Halimun sering terjadi pada malam yang terang benderang dan tenang ketika panas naik, membentuk lapisan tipis halimun dekat dengan tanah. Halimun sering terbentuk di atas air karena massa udara hangat lewat di atas air dingin.

Kadang-kadang jarak pandang terganggu di daerah-daerah berkabut, tetapi ini kadang-kadang secara keliru dianggap sebagai asap. Asap terbentuk dari cerobong asap pabrik yang melayang di atas areal tertentu sampai gerakan udara yang lebih besar menghalaunya.

Taukah kamu : Partikel-partikel kabut kecil, diameternya kurang dari 1/25.000 inci. Ketika anda menjumpai kabut pekat dan tidak dapat melihat di depan Anda, ini karena mungkin terdapat 20.000 partikel ini dalam satu inci kubik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: